Promo Tutorial Premium
Video Tutorial Mahir Web Development (Bangun 5 Project Website) + Video Tutorial Membuat Aplikasi Mobile (Bangun 4 Aplikasi Android + Upload Playstore) + Bonus Tutorial Membuat Theme Wordpress Premium - 3 Tutorial (5DVD) Hanya Rp 137.500 - Terbatas hanya sampai 17 Desember 2019!
Dibuat oleh praktisi yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang web development (Pemesanan bisa SMS/WA ke 0838 1157 5876, atau bisa pesan secara online di sini)

Allow, selamat malam, atas kali ini akan menatangkan tentang misteri ancala gonggongan (anjing) Tiga Pendaki Hilang di Gunung Salak, Basarnas Temukan Kejanggalan simak selengkapnya

Sukabumi - Tiga pendaki dikabarkan buyar di Gunung Salak, Sukabumi, Jawa Barat, mulai Kamis (21/12/2017). Namun Tim Pos SAR Basarnas menemukan sejumlah kejanggalan.

Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi Aulia Solihanto menyebut, dari sejumlah informasi, termasuk hasil keterangan dari Lina (pelapor), pihak keluarga maupun pelapor belum berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membuat laporan kehilangan orang.
Informasi yang didapat paksa Pos SAR Basarnas sebelumnya menyebut, survivor sempat mengirim pesan singkat ke pelapor ala Kamis, 21 Desember mula hari, sekitar pukul 03.00 WIB.
"Kabar terakhir dia masih berputar-putar di sekitar Kawah Ratu dengan hal cuaca berkabut. Survivor menyebut ada tiga pendaki yang kedinginan, termasuk dia. Tas ditinggal di sekitar Kawah Ratu, dan ihwal lampu (senter) ponsel tinggal 5 persen," lanjut Aulia.
Baca juga: 3 Pendaki Dikabarkan Hilang di Gunung Salak Sukabumi
Masih dikatakan Aulia, ditemukan fakta posisi Kawah Ratu dalam keadaan banyak pendaki. Ketika ditanyakan oleh volunter tidak ada yang mencari bantuan alias dalam ihwal berbahaya.
"Kejanggalan pertama, tidak ada keluarga alias bahkan bagian pelapor, ialah Lina, yang melaksanakan laporan kematian ke aparat kepolisian. Kedua, informasi dari Lina menyebut komunikasi terakhir, yaitu pada Kamis (21/12), korban atas nama Suhendri menyebut posisi tasnya tertinggal di sekitar Kawah Ratu. Harusnya saat sukarelawan datang, jejak-jejaknya bisa dengan mudah ditemukan di posisi tersebut," beber Aulia melalui telepon selulernya, Sabtu (23/12/2017).
Aulia juga melisankan paksa anak bini sempat melarang Lina mengadu ke polisi. "Karena takut disalahkan, akhirnya Lina tidak melapor ke polisi," imbuh Aulia.
Lina terbongkar sebagai teman dekat Suhendri. detikcom kemudian mencoba menghubungi Lina, melalui telepon selulernya. Sama seperti Aulia, Lina jua mengungkap keraguan terkait hilangnya Suhendri.
"Dia bilang berangkat dengan dua orang pria, tapi saya dapat informasi dirinya angkat kaki dengan perempuan. Informasi ini saya dapat dari salah seorang teman bernama Satria yang katanya pacarnya angkat kaki bersama Suhendri, siap dua perempuan yang angkat kaki ke atas dan bahkan sempat berkomunikasi juga dan mengabarkan kondisinya baik-baik saja dan ada kalimat belum nyasar, kan aneh," beber Lina.
Sejauh ini Lina belum berani menduga hal yang lain, namun beliau berharap Suhendri segera memberitahukan posisinya saat ini. "Pesan terakhir Kamis, setelah itu nomornya tidak aktif sampai kini pesan-pesan saya lagi belum sampai," pungkas Lina.
(ern/ern)
oke penjelasan mengenai Tiga Pendaki Hilang di Gunung Salak, Basarnas Temukan Kejanggalan semoga info ini bermanfaat terima kasih
Artikel ini diposting atas label misteri gunung salak, misteri ardi salak kecelakaan sukhoi, misteri gunung gonggongan (anjing) kaskus, , tanggal 12-07-2019, di kutip dari https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3782862/tiga-pendaki-hilang-di-gunung-salak-basarnas-temukan-kejanggalan








Tidak ada komentar:
Posting Komentar