Mengintip Geliat Bisnis Tanaman Hias Di Kota Gresik Sentra Tanaman Hias


Hi, bebas pagi, artikel ini akan membawa pembahasan mengenai sentra pendaman memanjang Mengintip Geliat Bisnis Tanaman Hias di Kota Gresik mencerap selengkapnya 

7 Desember 2018   05:32 Diperbarui: 7 Desember 2018   05:33 0 3 Mohon Tunggu...

Bagi sebagian orang mengasuh pohon hias merupakan kelangenan (hobi) yang mendatangkan kebahagiaan dengan kegembiraan tersendiri. Berawal dari sekedar hobi bercocok tanam pendaman memanjang itu kemudian lahirlah passion (semangat/gairah) untuk menjadikan pendaman mempercantik sebagai lahan bisnis yang menjanjikan. Satu orang berbuah berbisnis (baca = berjualan/berdagang) pendaman hias, lalu cerita tentang kemakbulan itu didengar oleh tetangga dekatnya. 

Sang tetangga yang baru mendengar cerita tadi menjadi tertarik, alhasil ikut mengasuh dan berbisnis tanaman mempercantik begitu seterusnya cerita berhasil dari arang ke mulut (tutur tinular) engat akhirnya penduduk sedesa beramai-ramai berbisnis tanaman hias. 

Begitu pula dengan sentra pendaman hias yang ada di Dusun Banyu Urip, Desa Miru - Kedamean - Gresik. Anda mungkin tak menyangka andaikan Kota Gresik yang selama ini dikenal sebagai pusat perusahaan khususnya perusahaan semen ternyata memegang perdusunan pohon hias yang telah dikenal akibat bangsa luas. 

Dusun Banyu Urip sebagai sentra pohon hias 

Kini perkampungan Dusun Banyu Urip, Miru kebanyakan warganya hidup dengan mengandalkan pohon hias. Sebagian warga menjadikannya sebagai ikhtiar sambilan akibat mengatur memegang upaya kecil lainnya seperti warung makanan dengan toko sembako (pracangan). Sebagian penghuni lagi lagi bekerja di sektor formal seperti pegawai negeri atau karyawan pabrik akibat di sekeliling kelompok itu banyak kita temukan pabrik-pabrik besar.

Ketika pertama kali memasuki Dusun Banyu Urip, Miru, hadirin disuguhi pandangan berupa cantiknya beraneka macam pendaman memanjang yang dipajang di depan rumah. Hampir setiap halaman rumah penghuni Banyu Urip, Miru itu dijadikan show room beraneka macam tanaman hias.

Jalan Dusun Banyu Urip, Miru (dok.pri)

Jalan Dusun Banyu Urip, Miru (dok.pri)

Jalan kelompok sudah dicor layaknya jalan-jalan besar di pusat Kota Gresik atau kota besar lainnya. Lebar jalan kurang lebih 12 meteran. Proses pengerjaan jalan dengan pemasangan gorong-gorong (box culvert) engat saat saya berkunjung ke sana, Selasa (04/12/2018) masih berlangsung. Jalan masuk ke perdusunan sempat ditutup karena ada proyek itu. Arus lalu-lintas dialihkan melewati gang (kampung) di sebelahnya.

Dulu saat sedang booming pohon adenium (Kamboja Jepang) Dusun Banyu Urip, Miru asak dengan pendaman itu. Hampir segala warganya membuat pendaman yang asalnya dari gurun di Afrika itu. Ketika hari anthurium, masyarakat di desa itu lagi beramai-ramai mengembang-biakkan anthurium yang asalnya dari hutan Amazone itu. Singkat kata, model tanaman yang diusahakan warga Dusun Banyu Urip, Miru tak jarang mengikuti kelanjutan trend yang ada.

Ragam pohon mempercantik (dok.pri)

Ragam pohon mempercantik (dok.pri)

Kini kala bisnis pendaman hias menjadi mata pekerjaan yang bisa diandalkan, penghuni setempat memelihara hampir segala jenis pohon hias. Bahkan tanaman-tanaman yang cocok untuk daerah beriklim sejuk telah berlimpah dikembangkan di daerah Banyu Urip, Miru. Warga setempat menggunakan penaung (paranet) atau apalagi green house sederhana sebagai tempat pembangunan (budidaya) agar kondisi suhu dengan intensitas binar matahari terkontrol, mirip dengan keadaan di daerah gunung-gemunung seperti Batu (Malang) dan alam Pacet (Mojokerto).

picsart-12-07-04-18-53-5c099c47aeebe103592c4de2.png

picsart-12-07-04-18-53-5c099c47aeebe103592c4de2.png

Cerita berjaya pedagang pendaman mempercantik Desa Miru 

Ada ratusan bahkan mungkin ribuan warga Dusun Banyu Urip, Miru yang kini menggantungkan hidupnya dari berdagang pohon hias. Tak jarang dari penghuni tadi memegang 2 stan (lapak) atau lebih. Yuk kita mencerap bersama kiat ikhtiar atau keahlian salah satu pemilik lapak pohon hias 

Beliau adalah Mbak Sulis. Wanita asli Sepanjang, Sidoarjo itu bersuamikan Nanang (43). Sayangnya saya tidak berbuah bertemu langsung dengan mas Nanang akibat beliaunya sedang ada darma ke luar pulau. Untuk menggali informasi lebih dalam seputar cerita berhasil dengan keahlian berusaha tanaman hias, saya melaksanakan wawancara dengan bang Sulis.

Salah satu sudut stan pohon memanjang Mbak Sulis (dok.pri)

Salah satu sudut stan pendaman hias Mbak Sulis (dok.pri)

Menurut Sulis sebelum menjalankan usahanya yang sekarang ini, suaminya kala masih bujangan sudah menekuni bisnis tanaman hias. "Mas Nanang masa mudanya telah punya stan tanaman hias di daerah Jogoloyo (Gunung Sari)" ungkap Sulis mengawali bincang-bincang aku tengah hari itu.

Sekitar delapan tahunan Nanang berjualan pendaman hias di alam Jogoloyo Surabaya. Setelah menikah usahanya dipindahkan ke tempat yang sekarang ini. Di Dusun Banyu Urip, Miru sebagai desa kelahiran Nanang, bisnis membayangkan maju dengan pesat. Hingga saat ini mereka memiliki dua (2) stan pohon hias. 

Nanang-Sulis merekrut seorang pekerja buat menjaga lapak pohon memanjang yang satunya. Sementara rumah yang mengatur tinggali ada halaman yang cukup luas. Di halaman rumah itulah ratusan jenis bibit pohon hias maupun tanaman buah dipajang untuk ditawarkan kepada karet pembeli.

Mbak Sulis di stan pendaman hiasnya (dok.pri)

Mbak Sulis di stan pendaman hiasnya (dok.pri)

Dari hasil pernikahannya dengan Nanang, Sulis dikaruniai dua orang anak. Keduanya laki-laki, berusia 8 dengan 7 tahun. Untuk ikhtiar berjualan tanaman mempercantik yang membayangkan tekuni di Desa Miru itu pernah dijalaninya selama dua belas (12) tahun. Ketika ditanya berapa omset perharinya, Sulis hanya tersenyum sekali lalu nyelethuk " Ndak mesti pak, lha namanya juga rezeki, kadang rame kadang jua sepi". Namun dengan santun ia menyebutkan pada sehari sedikitnya beliau mendapatkan hasil penjualan sebesar 700 ribu batas 1 juta rupiah. 

"Kadang andaikata lagi hoki, 1 buah mawar jambe (sejenis palem, red) bisa krida 5 cukup 7 juta" lanjut Sulis sambil menunjuk ke arah tanaman yang dimaksud.

Usaha berdagang pohon hias yang telah ditekuninya selama puluhan tahun itu berjalan sonder memanfaatkan investasi pihak lain, baik suntikan dana dari pemerintah maupun swasta. "Semua permodalan murni hasil jeripayah abdi sendiri" memotong Sulis dengan penuh semangat. 

Lebih lanjut Sulis mengatakan sebelum mengembangkan usaha di desa kelahirannya (Miru, red), Nanang telah mempunyai dana dari hasil kerja kerasnya berbisnis pendaman mempercantik di kawasan Jogoloyo. Usahanya berkembang dengan cepat batas punya 2 stan penjualan, semata-mata karena keuntungan hasil kerja keras yang diraihnya bukan asistensi kapitalisasi pihak lain.

Tanaman favorit pembeli 

Di sela-sela menunggu datangnya pembeli atau permintaan pohon hias lewat telepon, bersama tenaga pembantunya Sulis melaksanakan perbanyakan terhadap jenis tanaman tertentu seperti adenium, euphorbia dan anthurium. Sebagian lagi didatangkan langsung dari Kota Batu, Malang - Jatim. 

Selain menjual ratusan model pohon hias, di tokonya juga tersedia beraneka macam bibit tanaman buah-buahan seperti nangka, jeruk lemon, jeruk sambel, lengkeng dengan masih berjibun lagi. Untuk satu pokok kayu bibit tanaman buah harganya berkisar antara 20 batas 25 mili rupiah. Sedangkan untuk pohon hias dijual mulai kualitas puluhan ribu batas jutaan rupiah perbatangnya.

"Kebanyakan para pembeli menyukai bambu air, calantea batik, belakang monyet, beragam macam aglaonema" terang Sulis sekali lalu memandu saya ke petak tanaman yang dimaksud. 

Sumut bor sebagai antisipasi penyediaan air di hari kemarau (dok.pri)

Sumut bor sebagai antisipasi penyediaan air di masa kemarau (dok.pri)

Sebagai langkah antisipasi serangan hama dan penyakit, dia bersama pekerjanya secara rutin melancarkan penyemprotan pestisida terhadap ratusan macam tanaman yang dijualnya. Musim hujan tentu menjadi berkah akibat ketersediaan air memadai berlimpah. Di musim kemaraupun dia pernah siap dengan kebutuhan air dengan menyediakan perigi bor buat pendirusan ratusan macam tanaman.   

Keuntungan berburu pendaman memanjang di sentranya 

Penasaran dan ingin berburu pohon hias? Apapun model tanamannya bisa Anda dapatkan di Dusun Banyu Urip, Miru. Mulai dari yang seukuran rumput cukup yang tingginya seperti tanaman kelapa (palem raja). Semua bisa Anda temukan di desa pendaman mempercantik itu, harganyapun relatif terjangkau. Sebagai sentra pendaman hias, Banyu Urip, Miru sering dijadikan tempat perkulakan pohon hias alokasi alun-alun lain.

Kalau berburu pendaman memanjang langsung di sentranya selain harganya lebih murah, setidaknya pembeli bisa membesuk dengan bertanya langsung kepada penjualnya yang nota bene memiliki pengetahuan cukup tentang pendaman mempercantik tadi. Pembeli bisa sahaja berkonsultasi dengan penjual pendaman itu tentang bagaimana teknik perkembang-biakkan atau perawatannya. 

Selain itu bila berburu di sentranya jelas tersedia berlimpah pilihan andaikan dibandingkan andaikan harus beli di toko atau lapak-lapak (dorong) pendaman hias. Tak hanya beraneka macam tanaman hias, para penghuni Banyu Urip, Miru itu juga menyediakan bibit-bibit tanaman buah, pendaman obat keluarga (toga) dengan pendaman untuk peneduh (penghijauan).

Salah satu balai cabang JNE di Jatim (dok.pri)

Salah satu biro agen JNE di Jatim (dok.pri)

JNE membatu pengiriman pesanan 

Menurut keterangan Sulis, biasanya untuk pengangkutan tanaman untuk pesanan dalam pulau pada kuantitas besar dia menggunakan jasa perusahaan ekspedisi muatan kapal laut (EMKL). 

Sebagian pengiriman untuk wilayah di luar Kota Gresik tak renggang dia memanfaatkan kebaikan PT. Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE. Beberapa macam tanaman hias yang dikirimkan ke alamat pemesan dengan memakai jasa JNE diantaranya jenis kaktus mini, sansivieria jenis kirkii, mawar jambe dengan jumlah model pendaman yang tahan minus disiram buat beberapa lama.

Dokumentasi www.jne.co.id

Dokumentasi www.jne.co.id

Sulis memilih memanfaatkan kebaikan JNE untuk pengiriman pesanan pohon akibat perusahaan kargo dan muatan itu memberikan cagaran menanggung aman dengan nyaman alokasi setiap pelanggannya. 

Sebelum dikirimkan biasanya pesanan pendaman diasuransikan terlebih dulu sebagai langkah antisipasi bila terjadi kerusakan atau mungkin pesanan tak cukup ke tangan pemesan. "Meski perlu kecil biaya tambahan (biaya asuransi, red) yang penting bagasi berbatas dengan selamat, itung-itung buat jaga-jaga bila pendaman rusak" jelentreh Sulis dengan optimis.

Agar barang yang dikirimkan aman cukup ke tangan pemesan dengan tetap di keadaan baik maka pengemasan pendaman bisa  menggunakan kerangka kayu (box) tetapi harus tetap sesuai dengan ketentuan manajemen JNE.

Dokumentasi www.jne.co.id

Dokumentasi www.jne.co.id

Beberapa model layanan JNE  

Dikutip dari laman www.jne.co.id, berikut ini jumlah jenis layanan JNE, antara asing : 

JNE YES (Yakin Esok Sampai) merupakan layanan pengangkutan premium dengan target bingkisan sampai di arah pada keesokan harinya termasuk pada hari minggu dengan libur nasional. 

JNE YES adalah fasilitas yang mengantarkan antaran dengan alamat kota-kota yang menduga ditentukan oleh bagian JNE pusat, dengan waktu pengantaran 1 hari. Apabila antaran tidak diantarkan di waktu 1 hari (H+1), maka ongkos kirim secara otomatis hendak dikirimkan kepada paksa pengirim.

Lama pengiriman buat fasilitas JNE YES ialah 1 hari. Layanan JNE YES memberikan cagaran uang kembali andaikata bagasi tak ada akurat waktu. Harga layanan JNE YES lebih mahal. JNE YES mengabdi pengantaran setiap hari termasuk hari minggu dan hari prei nasional.

JNE REG (Regular) adalah fasilitas pengiriman cepat, aman, dan handal berbatas ke pelosok Indonesia. Layanan konstan disediakan JNE buat memahami gaya hidup asosiasi modern yang dinamis dengan pentingnya nilai-nilai efektif dan efisiensi.

Layanan JNE REG dengan estimasi waktu penyampaian antaran untuk arah yang berada langsung di metropolis agen utama ialah 1 sampai 3 hari. Sedangkan untuk arah metropolitan di dalam metropolitan agen utama, estimasi waktu penyampaian membelokkan lama adalah 7 hari. Layanan JNE REG tidak memberikan agunan uang kembali. Harga layanan JNE REG merupakan sedang. JNE REG tak mengacuhkan pengantaran atas hari minggu dengan hari prei nasional.

JNE OKE (Ongkos Kirim Ekonomis) ialah fasilitas pengiriman buat barang berukuran besar atau beban dengan harga ekonomis yang memanfaatkan moda transportasi kargo udara dengan angkutan darat yang mematri kota-kota besar, ibu metropolis provinsi, sampai ke kabupaten.

Untuk fasilitas JNE OKE membelokkan cepat 3 hari dengan amat lambat 5 hari tergantung tujuan pengirimannya. Layanan JNE OKE tak memberikan cagaran uang kembali andaikan bagasi tak asal tepat waktu. Harga fasilitas JNE OKE yang membelokkan murah dengan harga ekonomis. JNE OKE tidak melayani pengantaran barang ala hari Sabtu, Minggu dan hari cuti nasional.

Sekian detil perihal Mengintip Geliat Bisnis Tanaman Hias di Kota Gresik semoga info ini bermanfaat terima kasih

tulisan ini diposting atas kategori sentra tanaman hias, sentra tanaman mempercantik rumah besar bintaro, sentra tanaman mempercantik tangerang, , tanggal 19-07-2019, di kutip dari https://www.kompasiana.com/mawan.sidarta/5c099f06bde57509c0775b72/mengintip-geliat-bisnis-tanaman-hias-di-kota-gresik?page=all

Admin

Menyediakan materi pembelajaran gratis seputar Belajar HTML , Belajar Jquery , Belajar PHP , Belajar SEO , Tutorial Wordpress , Tutorial Membuat Website , Web Development, Internet Marketing, Sosial Media Marketing

Tidak ada komentar:

Posting Komentar